Kajian.Net

Angin duduk, masuk angin, darah kotor, dan darah manis

Istilah awam seringkali berbeda dengan istilah medis. Meskipun demikian, masih bisa ditelusuri apa penyakitnya.

Banyak istilah penyakit yang beredar di masyarakat yang tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Seperti angin duduk, masuk angin, darah kotor, atau darah manis. Menurut dr. Bahdar T. Johan, Sp.PD., dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten, meskipun banyak istilah awam yang tidak ditemukan dalam dunia kedokteran, tapi pihak medis bisa menelusuri apa yang dimaksud. Biasanya lewat gejala-gejala yang dikeluhkan pasien.

Menurutnya, istilah awam ini muncul dari berbagai pengalaman yang dirasakan secara langsung. Angin duduk misalnya, menggambarkan angin yang terkurung dalam organ pencernaan. Lalu, jika bisul sering muncul di bagian tubuh tertentu saja, maka awam akan mengaitkannya dengan darah kotor. Continue reading Angin duduk, masuk angin, darah kotor, dan darah manis

Kisah Nyata: Aku Datang Maisya

Aku telah dilanda keinginan mengebu untuk menikah. Bahkan sudah kujalani semua cara agar cepat bisa melaksanakan sunah Rasul yang satu ini. Malah aku selalu mengimpikannya di tiap malam menjelang tidur.

Gadis yang kuidamkan sejak kecil, bahkan menjadi teman main bersama, ternyata dinikahi orang lain. Padahal dia sudah ngaji. Sedih juga rasanya. Ada juga yang aku dapatkan dari orang yang aku kenal baik, dan sudah kujalani “prosedurnya”. Tapi ternyata kandas karena aku dinilai masih terlalu muda untuk menikah.

Akhirnya , aku kenal dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria. Aku mengenalnya dengan perantaraan teman dekatku. Jujur saja, aku telah mendapat biodatanya, juga gambaran wajahnya. Langsung saja kukatakan pada teman dekatku bahwa aku sangat-sangat setuju. Continue reading Kisah Nyata: Aku Datang Maisya

Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib

Dracula:Fakta yang Menjadi Fiksi

(Makalah ini disampaikan dalam bedah buku “Dracula, Pembantai Umat Islam dalam
Perang” di auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM)

Oleh: Ragil Nugroho

Sejarah semestinya menjadi cermin paling jernih bagi umat manusia untuk menatap
masa depan. Tetapi bagaimana kalau sejarah telah dibelokan oleh kelompok
pemenang?

Sejarah Superhero
Filsuf dan sekaligus aktivis gerakan kiri Italia, Antonia Gramsci, dalam
teorinya tentang hegemoni (peracunan kesadaran), mengungkapkan bahwa seringkali
sejarah ditentukan oleh kekuasaan yang menang. Sejarah semacam ini akan memuja
kelas yang berkuasa dan sekaligus mencemooh kelas yang kalah; ia hanya akan
berbicara tentang para raja bukan tentang para kawula. Akibatnya, kelas yang
subaltern (dikalahkan) harus berada di luar gelanggang sejarah, yang artinya
tidak mempunyai peran apa-apa dalam sejarah. Sehingga tepat kalau sejarah jenis
ini disebut sejarah “Superhero”. Continue reading Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib

Dilema Simalakama

Pemuda Khoirul (K): Sungguh naif, ironis, mengherankan, sangat tidak masuk akal…!!!

Pak Sholeh (S): Lho..lho…lho..ada apa Nak Khoirul? Apa yang sedang mengganggu fikiranmu?

K: Itu lho Pak, sementara orang-orang kafir sedang sibuk mempersiapkan Program “Jusuf 2004″, yaitu sebuah program agar pada Pemilu nanti Presiden kita dijabat oleh orang Kristen, eh malah ada orang yang membid’ahkan partai politik, sungguh aneh!

S: Lho, tenang dulu Nak Khoirul, sabar. Ananda kan orang yang selalu berkata agar menghargai pendapat orang lain, kenapa sekarang ananda tidak konsisten?

K: Astaghfirullah, Pak Sholeh benar. Saya cuma heran, kenapa mereka bisa berpendapat seperti itu, padahal sebagian dari mereka itu kan cendekiawan, intelektual, bahkan para ulama yang memperjuangkan Islam?

S: Tentunya mereka mempunyai alasan untuk berpendapat seperti itu. Dan seperti Nak Khoirul sering katakan, pendapat seseorang itu harus kita hargai. Betulkan? Baiklah, sekarang saya akan mencoba melihatnya dari sudut pandang yang lain. Saya lihat, sebenarnya dalam permasalahan yang sedang ananda fikirkan itu ternyata ada 2 permasalahan berbeda.

K: Maksud Bapak?

S: Yang pertama adalah permasalahan Program Jusuf 2004, yang kedua adalah permasalahan pembid’ahan partai politik. Kedua permasalahan itu telah datang pada masa yang berbeda, dan kedua-duanya tidak saling berkaitan pada awalnya. Jadi tidak benar ketika ada Program Jusuf 2004, lalu ada orang-orang yang mencounternya dengan mengatakan bahwa partai politik itu bid’ah. Janganlah dikesankan seperti itu, ananda harus bijaksana dalam menyimpulkan suatu permasalahan.

K: Jadi, bagaimana Bapak melihat permasalahan ini?

S: Permasalahan pembid’ahan partai politik itu telah dibahas para ulama sejak zaman munculnya demokrasi, bahkan kalau diqiyaskan, masalah itu telah dibahas dalam kitab-kitab ulama terdahulu. Para ulama tersebut tentunya mempunyai dalil, argumen yang berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Nabi dan dengan beberapa catatan penting tentang demokrasi. Adapun permasalahan Jusuf 2004 adalah permasalahan baru, yang butuh untuk difikirkan dan dipecahkan bersama, termasuk oleh para ulama tersebut. Saya yakin, sangat tidak mungkin bagi para ulama yang memfatwakan bid’ahnya partai politik itu akan tinggal diam atau bahkan menganjurkan untuk golput, sementara kaum kafir sedang serius mengincar kursi presiden. Sekali lagi, ananda harus sedikit bijaksana dalam berfikir, ananda harus tabayyun dengan mereka.

K: Baiklah, sebagai seorang muslim, apa yang akan Bapak lakukan dalam mensikapi program “Jusuf 2004″ itu?

S: Sesuai dengan kemampuan masing-masing, karena Allah tidak membebani hamba-Nya kecuali dengan apa yang kira-kira menjadi kewajibannya. Sebagai seorang ustadz, maka saya berkewajiban untuk mengumumkan program kristenisasi ini kepada kaum muslimin agar mereka tahu bahwa musuh sedang mengincar kita. Kita harus marah di mimbar-mimbar, masjid-masjid dan majlis ta’lim.

K: Lalu, apa tindakan konkritnya?

S: Nah, orang-orang kafir itu kan sasarannya adalah Pemilu, mereka pasti akan menyusup kepada partai-partai yang berkedok nasionalisme dan mengelabui kaum muslimin. Maka tidak ada cara lain kecuali kita serukan kepada kaum muslimin agar mencoblos partai-partai Islam yang berjuang untuk Islam dan membela kaum muslimin.

K: Kalau begitu, partai-partai manakah yang Bapak anjurkan untuk dicoblos?

S: Tidak mengapa partai apapun, asalkan partai Islam. Namun sebaiknya kita memilih partai yang kita lihat mempunyai jalan yang lebih dekat kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.

K: Saya setuju sekali Pak, tidakkah sebaiknya kita bergabung dengan mereka?

S: Ya ananda benar sekali, saya siap bergabung dengan mereka dalam segala bentuk amar ma’ruf nahi munkar bil hikmah. Sedangkan memberitahukan kaum muslimin tentang program Jusuf 2004 ini adalah juga bagian dari amar ma’ruf nahi mungkar tadi. Sekali lagi insya Allah saya siap. Bukankah begitu yang ananda maksud?

K: Maksud saya, kita bergabung dengan salah satu partai tersebut, memakai baju mereka dan berdakwah dengan cara mereka.

S: Oh begitu maksud ananda. Baiklah, kalau begitu tolong ananda amati pada partai manakah akan saya dapati sifat-sifat hizbullah, karena Allah hanya memerintahkan saya untuk bergabung dengan partai tersebut.

K: Setahu saya, semua partai Islam mengatakan bahwa mereka memperjuangkan Islam, tentunya mereka semuanya hizbullah.

S: Hizb-Allah itu cuma satu, karena dalam Al-Qur’an, Allah menggunakan kata “Hizb” (singular) yang artinya “sebuah partai.”

K: Kalau begitu, tolong Bapak rincikan dulu sifat-sifat hizbullah itu, baru nanti akan saya cocokkan dengan partai-partai yang ada.

S: Baiklah, sebenarnya banyak sifat-sifatnya, tapi saya akan sebutkan satu sifat saja, yaitu mereka senantiasa menjaga dan mengusahakan persatuan kaum muslimin, karena Allah telah memerintahkan kita untuk bersatu dan melarang bercerai berai.

K: Setahu saya, semua partai Islam juga menyerukan kepada persatuan ummat.

S: Kalau memang mereka semua berkata begitu, lalu mengapa mereka tetap berusaha mengeksistensikan partainya masing-masing. Kadang-kadang kalau ada masalah, hanya nama partai yang diganti, tidak berusaha untuk mengajak semua partai Islam untuk melebur. Apakah menurut ananda persatuan itu akan terwujud dengan satu partai atau banyak partai? Bahkan di Indonesia, satu partai saja bisa beranak jadi 2. Ananda harus selalu ingat, bahwa Persatuan Islam itu ibarat sebuah lingkaran besar. Biarkanlah lingkaran besar kaum muslimin itu tetap satu, jangan dibagi-bagi menjadi lingkaran-lingkaran kecil.

K: Kalau begitu, saya yakin pasti Partai Pak Ahmad itulah partai Hizbullah, karena dalam kampanye mereka, mereka lebih sering menyerukan kepada persatuan kaum muslimin.

S: Saya ingin balik bertanya, apakah sewaktu mengatakan tentang persatuan itu dalam kampanye mereka, mereka memakai suatu atribut khusus?

K: Ya, tentu mereka memakai lambang, bendera dan seragam mereka.

S: Nah, hal itu sudah cukup kita katakan bahwa mereka telah membuat sebuah lingkaran kecil di dalam sebuah lingkaran besar. Karena lingkaran besar Islam tidak mempunyai lambang, bendera dan seragam. Bahkan hal itu pun sudah cukup untuk membuat orang Islam yang lain merasa berbeda dengan ummat Islam yang memakai atribut dan seragam tersebut. Continue reading Dilema Simalakama

Lowongan PLN SUMSEL 2008


KESEMPATAN KERJA !

Mari bergabung, berkembang dan meniti karir bersama PT PLN (Persero) dengan mengisi posisi Bidang Teknik (Operator, Teknisi Pemeliharaan Distribusi dan Pembangkitan) dan Bidang  Administrasi (Akuntansi, Tata Usaha Langganan dan Kesekretariatan) di lingkungan PT. PLN (Persero) Wilayah S2JB dan Pembangkitan Sumbagsel. Continue reading Lowongan PLN SUMSEL 2008

Budaya April Mop

“Segala pelanggaran dijalan baik naik motor/mobil jangan suap uang pada polisi biarpun ditawari damai krn itu pancingan. Lebih baik minta ditilang nanti diurus dipengadilan. Instruksi Kapolri kepada jajaran polisi, bagi yang bisa membuktikan warga yg menyuap polisi, dpt bonus 10 jt/warga, dan yang menyuap kena hukuman 10 th. Harap jangan main2. Info tsb byk yg tdk tahu, jadi polisi cari2 kelengahan kita biar menyuap, jangan terpancing menyuap Polisi”

Pesan diatas saat ini cukup sering saya terima di yahoo messenger. Tahukah Anda, bahwa pesan itu bohong? Sekarang adalah bulan April, dan bulan April bagi sebagian orang adalah bulan untuk bebas berbuat kejahatan dan kejahilan bahkan kebohongan. Budaya ini mereka sebut sebagai April Mop.

Budaya impor ini ditiru, disebarkan dan dipelihara keberadaannya, sampai masuk ke dunia Internet. Para peniru itu tidak tahu, bohong adalah salah satu dosa besar. Islam tidak main-main dengan kebohongan. Bahkan bercanda pun tidak boleh dengan berbohong supaya orang-orang tertawa.

Yah, semoga yang baca tulisan ini ga ikut-ikutan deh.  Ya.. kerja-kerja.. manfaatin waktu buat yg berguna!

Komentar ttg wawancara dgn cracker anti UU ITE

Dari wawancara dgn cracker anti UU ITE disini, ane jd pingin komentar

"Coba liat deh negara tetangga (Malaysia), bagaimana pemerintahnya bisa nge-push ISP supaya
ngasih Internet murah, supaya rakyatnya ngga gaptek."

Haa… apa hanya dengan Internet rakyat jadi ga gaptek??. Apa dengan buka friendster..chatting.. web-web porno.. rakyat lantas jadi pinter? Maka dari itulah perlu UU, supaya yg jelek2 di filter, yg baek-baek aja masuk.

Emang bicara pendidikan hanya lewat Internet? Kalo kata Kak Seto “kalo bicara pendidikan, matikan televisi” maka aku kan bilang, “kalo bicara pendidikan yang baik, filter Internet”

Nyuruh buka bandwidth gede selebar-lebarnya, tanpa ada aturan. Sama aja kayak biarin pedagang kaki lima ngumpul banyak di pinggir jalan, baru kirim satpol PP buat ngusir.

UU itu perlu buat jaminan hukum bung! Supaya transaksi online di Indonesia juga bisa berkembang. Bukan website porno lokal nya yg semakin banyak. Negara komunis aja bisa, kenapa di Indonesia ga bisa.

Apa dengan men-deface website Golkar & Kominfo akan jadi masukan positif buat Pemerintah? Kalo memang pinter, kenapa ga kasih masukan komentar yg positif. Mana bagian UU yg mengganggu kepentingan Anda? Kita liat dulu hasil dari UU ini, kalo kurang baik atau ada yg merugikan rakyat, kumpulin komunitas maya, ajak diskusi, beri masukan sama pemerintah.

Kalo pemerintah mau bergerak sedikit aja sudah maen deface… Mau sampe kapan negara ini sibuk dgn pengrusakan? Kayaknya sengaja negara ini dibikin sibuk, supaya ga sempat lagi tuk memikirkan pembangunan.

Hukum Sesuatu Yang Tidak Terdapat Dalam Al-Qur’an

Hukum Sesuatu Yang Tidak Terdapat Dalam Al-Qur’an

http://www.almanhaj.or.id/content/1361/slash/0

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Sebagian orang melakukan pembenaran terhadap amalan dan perbuatannya yang jahat, seperti merokok atau yang semcamamnya dengan alas an bahwa hal tersebut tidak terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah di dalamnya, maka bagaimana Syaikh menasehati mereka ?

Jawaban
Sesungguhnya merupakan sesuatu hal yang wajib diketahui bahwa agama Islam disyari’atkan sejak diutusnya Nabi hingga datangnya hari kiamat. Seandainya setiap kejadian yang terjadi itu dinashkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka tentulah Al-Qur’an akan menjadi berjilid-jilid tanpa batas, dan As-Sunnah pun akan menjadi seperti itu. Continue reading Hukum Sesuatu Yang Tidak Terdapat Dalam Al-Qur’an

Kajian: Penjelasan Kalimat Syahadat

Syarah Kalimat Syahadat

Kabar duka dari Jakarta

Senin pagi ini, kabar yang mengejutkan keluar dari milis internal dan dari suara paging kantor. Telah meninggal seorang rekan kerja kami di Kantor PUSRI Jakarta.

Seorang rekan yang saya kenal sewaktu ditugaskan disana. Seorang yang saya kenal ramah, tak disangka begitu cepat dipanggil Yang Maha Kuasa.

INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROOJI’UN

Telah meninggal dunia rekan kita :

Bpk. Supardi Miharjo, SP (usia 29 th)
Badge : 04.1020
Staf Dept. Renbangsargi Pemasaran Jakarta

Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, terimalah amal ibadahnya, dan tabahkanlah keluarga yang ditinggalkannya.

Selamat jalan Mas Pardi.